Selamat pagi bapak dan ibu guru salam sejahtera dan salam edukasi !!
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, nasib guru honorer tetap
menjadi prioritas pemerintah. Namun, tidak bisa diselesaikan serentak.
Tetapi, akan selesaikan secara bertahap.
Dalam hal ini, Jokowi menyebutkan, pengangkatan harus sesuai dengan
persyaratan yang sudah ada. "Nasib guru honorer sudah saya sampaikan
akan dilakukan secara bertahap untuk guru honorer dengan syarat- syarat
yang ada," kata Jokowi saat puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN)
dan HUT ke-71 Persatuan Guru Republik (PGRI) di Sentul International
Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Minggu (27/11).
Pendapat senada juga disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
(Mendikbud) Muhadjir Effendy. Ia mengatakan, akan ditangani secara
bertahap sesuai dengan kemampuan pemerintah serta sesuai dengan
persyaratan – persyaatan yang telah ditetapkan.
"Tadi Pak Presiden sudah menyampaikan di dalam menyelesaikan masalah itu
secara bertahap dan juga harus dilihat apa rasio yang sudah ada antara
guru dan siswa," kata Muhadjir.
Dijelaskan dia, permasalahan utama bukan pada kekurangan guru, tetapi
redistribusi guru. Sebab, berdasarkan data rasio guru sudah ideal. Dalam
hal ini 1: 17 atau 1:16. Maka permasalahannya pada pemerataan guru.
"Guru kita sudah ideal kalau dari rasio, jadi tinggal pemerataannya seja," ucapnya.
SUMBER (http://www.beritasatu.com)
demikian semoga bermanfaat bagi kita semua, salam PGRI dan Semogo terlaksana
- Untuk Melihat Berita Terbaru di www.sdnteleng.tk melalui android buka Download

Tidak ada komentar:
Posting Komentar